Sabtu, 13 Juli 2013

Cahaya Jiwa "Ayahanda"



Mendekapmu dalam Untaian Doa

Tentang kisah yang terangakai dalam sejuta sajak indah itu..
Dekap khayalku  dan tuturkan aku kisah yang tercipta untukmu..
Hanya engkau yang paham asa kasihku..
Engkau yang telah beranjak melambai dibatas memori..
Desir embun malam itu terdampar dipersinggahan menuju waktu..
Hangatnya engkau dekap kalbuku..
Senyum itu anugrah jiwa memuliakan doa,memeluk engkau dalam untaian  syair..

Senandung malam hempaskan aku dari kegundahan itu..
Dengan tawa riangmu....
Dahaga ini terurai disetiap sentuh lembutmu..
Secuilpun nurani ini tak ingin bergeming..
Timang kasihmu laksana hilir air yang takkan berhenti walau kehulu..
Rinduku ..Riangmu..meniti bersama keabadian nan sejati dipelupuk bintang..

Menatap langkahmu dengan berjuta kerikil waktu..
Terlihat jelas pandang indah itu..
Menggengam jiwa..dalam mahabbah rindu..
Belai lembut jemarimu..
Ajarkan aku tuk mengerti tentang  malam yang kan menembus fajar..

Untaian kisah yang tertulis dalam tinta keanggunan..
Sepimu sirna, ketika aku tertawa meski galau menyita jiwa..
Cakrawala jiwa terangkai ketika malam menyapa, tetap senyummu mengantar lelapku..
I Miss You...Dady....Ayah....Bapak..
Apapun panggilan indah untukmu..
Mungkin aku tak secemerlang bintang yang bersinar..
Tetap kalimat indah “engkau kebanggaanKu” yang menyapa aku..
Mungkin aku tak seindah pancaran purnama..
Tetap lukisan indah yang engkau hadirkan kejiwaku..
Ialah keindahan jiwaku, indah tertanam dihati..

Ayah..
Kerinduan ini tak henti menyapa..
Ukiran nafas hadir menyapa Doa..
Semua menyatu dalam hening rinduku..
Tersenyumlah  Ayah..
Walau kini engkau telah berada dalam istana syurga..
Syair Rindu takkan lelah menyapamu..
Aku..Simungil..Simanis..Jagoanmu..Kebanggaanmu..Juwitamu..
Semua panggilan indah itu yang warnai jiwa..
Akan kurangkai, indahkan engkau dalam bait doa..
Dalam Hening Kurindu..Senandung doa terangkai untukmu…
Semuanya Indah untukmu...
Cahaya Jiwa..”Ayahanda”..

Kamis, 11 Juli 2013

Pahlawan itu Bernama AYAH

12 Juli 2013, jarum jam menunjukkan waktu dimana seharusnya aku telah lelap dalam tidurku,  pukul 01;06 dinihari. Namun segurat bayangan yang tidak asing untuk ku saksikan, hadir dikala aku baru sedikit tertidur. Yah wajah ayah yang tersenyum tulus sejenak menghiasi mimpiku.

Pahlawan itu Bernama AYAH

Jejak – jejak sajak tak mampu menelusuri sosokmu
Kemuning senja berjejalan dalam fantasiku
Terobrak - abrik berusaha mengurut waktu
Klise senyummu melambai di awan sore itu…
Percikkan angin mencoba menuntun mencari ukiran namamu
Disini ayah,,, di altar jiwaku dikau hidup bersama denyut nyawaku…

Dipagi hari ketika kau bernyanyi riang
Mencoba sedikit mengusik lelapku agar lekas ke sekolah
Diterik siang kau datang menunggu ketika bel sekolah bersenandung merdu …
Di ruang TV tempat yang menjadi pilihan untuk bersenda gurau, dan kadang sepatah petuahmu terucap…
Jejak kaki mungilku yang terkadang dengan entengnya ku acuhkan cucuran keringatmu
Segenap kesabaran terpatri dikalbumu kala ego merajai fikirku…
Kau selalu hadir menyeka setiap tetesan tangisku…
Segenap tuturmu begitu berhasil menjadi penwar kebimbanganku
Dikau sangat peduli ketika aku lengah dalam kefanaan..


Senyummu ayah… dibalik garis wajah yang kini samar untuk ku saksikan lagi…
Waktu telah menggariskan takdir…
Dan aku menjadi buram bila mengingkarinya….
Jiwamu telah ku letakkan dalam sukmaku dan takkan ada yang menjadi sanggup untuk mengkhianatinya
Aku menyayangimu dalam harmoni cinta akan kuasaNYA
Simfoni kasihmu takkan sirna dalam deburan buih…
Sejuta salam padamu ku tata dalam setiap sujudku…
Terima kasih Ayah…
Untuk segalanya yang tlah kau labuhkan pada dermaga hidupku

Selasa, 02 Juli 2013

Saya Mencintaimu


DALAM DIAMKU
AKU SELALU MENCINTAIMU

Pendaman rasa rindu yang tak bisa di ungkapkan dengan kata-kata ,,cuma bisa di ungkapkan dengan DIAM. Diamku adalah Cintaku dan Cintaku adalah Diamku. Dan jika memang 'cinta dalam diamku' itu tak memiliki kesempatan untuk berbicara di dunia nyata, biarkan ia tetap diam.."aku mencintaimu dalam diam, dengan isyarat yg tak kan pernah tertangkap oleh indera, aku tahu memiliki rasa ini adalah sebuah kesalahan, namun... aku dibuat tak berdaya oleh rasa ini. DIAM.. menjdi caraku untuk mencintaimu...." Cintaku pada org yang aku cintai dan sayangi, ku titipkan pada Allah ta'alaa. Sebab hanyalah Allah ta'alaa yang maha menjaga, Di kala kita saling berjauhan,dikala aku memendam rindu ingin bertemu.
Allah menjaga dengan menenangkan hatiku melalui doa,dzikir dan sholatku. Cintaku kpd orang yang sungguh-sungguh aku sayangi adalah milikNya, jangan sampai cintaku kepadamu melebihi cintaku kepada penciptamu. Aku rela jika kau tak mengenalku, tapi aku mau kau mengenal hatiku. Sebab bisa mengenalmu ,bagiku sudah syukur. Dan memilikimu adalah Harta yang paling berharga dalam hidupku. Cinta diam sama dengan cinta dalam hati. Cinta dalam hati sama dengan cinta tak harus memiliki. Aku tidak bisa memiliki fisikmu, aku cuma bisa menjaga jasadmu. Aku selalu berdoa, semoga Allah selalu menjaga cinta ini walaupun aku tak bisa memberi apa-apa,,yang aku bisa lakukan hanya memberimu doa. "Sebab dengan mendo'akan mu artinya aku memelukmu dan menjagamu dari Jauh " karena dalam diamku tersimpan kekuatan ... kekuatan harapan ...hingga mungkin saja Allah akan membuat harapan itu menjadi nyata hingga cintamu yang diam itu dapat berbicara dalam kehidupan nyata ...bukankah Allah tak akan pernah memutuskan harapan hamba yang berharap padaNya ????? dan jika memang 'cinta dalam diamku' itu tak memiliki kesempatan untuk berbicara di dunia nyata,biarkan ia tetap diam. Jika dia memang bukan milikku, melalui waktu, Allah akan menghapus 'cinta dalam diamku' yaitu dengan memberi rasa yang lebih indah pada orang yang tepat ...biarkan 'cinta dalam diamku' itu menjadi memori tersendiri dalam sudut hatiku.

Walaupun saat ini yang aku rasakan kau mulai menjauh karena kesibukanmu ...!!! aku cuma bisa mengatakan " DALAM DIAMKU AKU SELALU MENCINTAIMU"



Jilbabku...

JIKA ENGKAU BERJILBAB

Jika engkau berjilbab dan ada orang yang mempermasalahkan akhlakmu, jelaskan pada mereka bahwa antara akhlak dan jilbab itu dua hal yang berbeda. Berjilbab adalah murni perintah Allah yang wajib dilaksanakan oleh wanita muslim yang telah baligh tanpa memandang akhlaknya baik atau buruk. Sedangkan akhlak adalah budi pekerti yang tergantung pada pribadi masing-masing.Dan jika seorang wanita berjilbab melakukan dosa/pelanggaran itu bukan masalah jilbabnya namun akhlaknya...

I am somebody


Do what You’re afraid to do

I am somebody, I am me, I like being me, and I don’t need anybody to make me somebody. I am whatever I am, only god can judge me now.  There’re times when I am sick of dealing  with life’s challenges and difficulties so badly. I am losing my hope and think. I am done with this crap and feels like I just wanna quit the  world. But then I realized, no matter what problem’s life bring my way. Allah is bigger than all the problems, so I turned all my worries over to him., and I’m not scared anymore.

The Man in The Mirror

I have long struggled with what kind of person I am. People tell me I am such a nice guy yet I have a very hateful and sometimes violent side to me that only a few have seen. Constantly, I am asking myself "where is the line between the two". After seeing my reflection in the mirror, the idea came too me and this was written.

The Man In The Mirror
Cristofer Rodriguez

Who is that man?
Staring back at me Is he a part of my past?
Or who I am destined to be?

And this wretched soul
Who stands before my eyes
When I am hurt deeply
Is it him or me that cries?

Do we share each other's thoughts?
Are we one and the same?
And when I harm others
Which one of us is too blame?

Does he see me as well?
Does he know my soul?
Does he cry when he sees
It is nothing more than a black hole?

Reflection against a reflection
Like brother against brother
But which one is me?
And which one is the other?