Entah apa yang kemudian hadir membelenggu jiwa dalam terpaan angin keangkuhanmu
Bayang akanmu selalu bersanding dalam jejak nafasku
Memori akan halmu serasa memadati desahan langkah yang ku pijaki..
Mari kita menyebutnya dengan gaya bahasa anak masa kini
Yang sering mereka kumandangkan dikala terhinggap riak riak kasmaran..
Yah mereka menyebutnya ini "RINDU"
bukan hanya kali ini aku menerpanya..
Gejalanya sudah melanda nuraniku berkali kali
Gigih aku tak mengindahkanya ..
Berharap hanyut dalam buaian senja
Namun sosoknya mampu bermuara di sudut hati..
Menitipkan pesan dalam sekoci merah muda..
Melantunkan nada nada cemas akan pengharapan
Walau seringkali terasa kecut..
Tetap jua ku biarkan membuai rasa..
ku izinkan berlayar melewati samudera rasa
Meredam sengatan amarah dalam pekatnya embun malam
Dan menyatu dalam gelora RINDU yang bersambut...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar