Jumat, 31 Mei 2013

Rintih dalam Tangisanku...



Surat Cinta buat Mantanku….

Dear mantanku…
 Senja itu kemudian terlukis dipelupuk mataku..
Rintik gerimis menjemput kesunyianku di penghujung harap…
Aku paham bahwa segalanya sudah berakhir…
Berakhir dengan monopoli keputusanmu…
Dengarlah malam ketika kau buat retak segenap hatiku adalah malam yang teramat susah untuk Q hadapi…
Kau tahu dunia serasa runtuh saat itu.. aku jatuh dan tidak BISA merangkak lg..BEBAN BERTON MENGHIMPIT
Aku tak pernah tahu cara meninggalkanmu, dan Aku pun tak pernah tahu cara menyakitimu ….. KARENA SEJATINYA AKU MENYAYANGIMU… !!!
tAk jua Q temukan kebenaran untuk menyimpulkan kemuna’anmu ini…
Kau lenyap dalam …tangisku
Dalam lautan ego yang mampu memecahkan karang hatiku..
Yang dengan kejam menenggelamkan aku dalam lautan tak berpenghuni…
Ombak menerjangku tiada henti dan membunuhku perlahan…
Sungguh aku tidak pernah mengerti ini…
JANJI yang kau kumandangkan dihadapan keluargaku, dihadapan teman – temanku kini rapuh bersama puing2 hatiku…
Jujur Q katakan AKU SAKIT, AMAT SAKIT sampai harus menangis disetiap detik…
Nafsu makanku memudar…
Jiwaku renta tenggelam bersama kesakitan ini…

Ketahuilah wahai mantanku…
Hujan yang kemudian kau tumpahkan dalam keegoisanmu itu kini ingin mereda..
Kau tahu hujan itu kemudian mampu menahan diriku..
Belajar mengikhlaskan apa yang kau tinggalkan.. BEKAS LUKA YANG BELUM SEMBUH..
Q coba balut dengan pelangi di hari – hariku…
AKU INGIN MERELAKAN DIRIMU untuk MENUNGGU YANG TERBAIK datang padaku..
Suatu hari nanti akan Q tunjukkan bahwa AKU MASIH BAIK – BAIK SAJA..

TERIMA kasih untuk seluruh KESAKITAN, dan KESEDIHAN yang kau buang padaku dengan tidak BERTANGGUNG JAWAB..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar